domenica 20 marzo 2016

Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm 4: Akhir Kisah Si Bocah Ramalan

Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm 4: Akhir Kisah Si Bocah Ramalan

Tidak terasa kurang lebih 19 tahun sudah serial Naruto menemani pecinta anime dan manga di seluruh dunia. Selama hampir dua dekade itu serial garapan Masashi Kishimoto ini menjelma menjadi karya populer.

Tak hanya anak-anak, remaja bahkan orangtua sekalipun kepincut dengan kisah perjalanan ninja berambut kuning ini. Dan sebagaimana mestinya kisah anime atau manga top, serial Naruto nyatanya juga menarik perhatian developer game untuk didaptasi ke dalam bentuk game.

Perjalanan game Naruto sendiri terbilang panjang. Dimulai di tahun 2003, Naruto hadir pertama kali ke dalam bentuk game melalui judul Naruto: Clash of Ninja yang dirilis hanya untuk platform Nintendo GameCube. Perlahan tapi pasti, game Naruto berkembang ke arah platform yang lebih modern, namun masih didominasi oleh platform besutan Nintendo.

Bila dilihat dari judul-judul game yang beredar, game Naruto kebanyakan memang mengusung genre fighting. Hanya saja ada di antaranya yang mengusung genre di luar fighting, seperti Naruto: Ninja Council atau Naruto: Path of the Ninja. Itu pun kalah pamor ketimbang yang genre fighting. Game Naruto Android

Dari sekian banyak judul game fighting Naruto yang beredar, seri Ultimate Ninja terbukti menjadi seri paling laris, termasuk di Indonesia sendiri. Selain karena hadir di platform yang populer, PlayStation, Naruto Ultimate Ninja memiliki gameplay menarik.

Rilis di tahun yang tak jauh berbeda dengan Naruto: Clash of Ninja, seri ini dikembangkan oleh Bandai Namco Games bersama dengan developer game CyberConnect2. Komitmen keduanya terus berlanjut ke seri-seri Ultimate Ninja berikutnya, hingga kini telah sampai di seri terbarunya, yakni NarutoShippuden: Ultimate Ninja Storm 4 (untuk seterusnya kami akan menyebut dengan UNS 4).

Seperti yang terlihat pada angka belakang, jelas bahwa ini merupakan terusan dari Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm 3 (UNS 3). Karenanya ada banyak fitur baru yang diemban di seri terbarunya. Tanpa berlama-lama kami akan memberikan sedikit gambaran atau review selama menjajal game UNS 4 ini.

Alur cerita yang diusung di UNS 4 memang mengadopsi dari kisah atau jalan cerita sesuai dengan manga dan anime. Maka dari itu, Anda akan menemukan banyak sekali kemiripan antara game dengan anime.

Pun tidak begitu mirip-mirip banget karena alur cerita yang ditawarkan game tidak seperti anime yang kebanyakan mengandung filler. Jadi, Anda tidak akan bosan melihat adegan-adegan tidak penting seperti misalnya flash back masa lalu dan sebagainya seperti yang sering Anda lihat di serial anime-nya.

Cukup diakui mode permainan Story dikemas secara apik oleh CyberConnect2. Anda akan memainkan sejumlah chapter dengan beberapa episode di dalamnya. Dibuat dengan menggunakan konsep storyboard yang memanjang, mode cerita di UNS 4 terpecah-pecah menjadi dua jalur, yakni kisah Uzumaki Naruto dan Uchiha Sasuke.

Meski terpecah menjadi dua, pada akhirnya jalur tersebut akan kembali menyatu di ujung chapter. Jadi, Anda harus menyelesaikan setiap episode di dalamnya. Selain cerita utama, ada pula cerita sampingan (side story) yang sebenarnya tidak ada sangkut pautnya dengan cerita utama, tapi tetap menarik untuk dimainkan.

Seperti yang dikatakan di awal, UNS 4 merupakan lanjutan dari UNS 3. Dibuka dari adegan pertarungan legenda antara Hokage pertama Hashirama Senju melawan rival abadinya Madara, cerita pun berlanjut dengan Perang Ninja ke-4, dimana semua shinobi bersatu untuk melawan Uchiha Obito dan Madara.

Sistem Iteractive Actions yang dipakai di dalam Story Mode mirip Quick Time Event.
Meski mengusung genre fighting, adegan pertarungan 3D yang ada di dalam mode Story tidak lah membosankan. Di samping pertarungan biasa, ada pula konsep pertarungan Dramatic Battle, dimana Anda akan disajikan dengan fitur Interactive Actions (IA).IA di sini sebenarnya lebih mirip dengan metode Quick Time Event (QTE) seperti yang sering Anda temukan di judul-judul game action lainnya. Hanya saja, tombol yang muncul terbilang sangat cepat, sehingga membutuhkan ketangkasan jari ketika bermain.

Selain IA terdapat mode pertarungan Mob Battle. Tidak seperti IA atau normal battle, Mob Battle hanya ada di sejumlah episode. Bagi Anda yang doyan bermain game gebak-gebuk macam Dynasti Warrior, dipastikan mode Mob Battle ini menjadi salah satu mode favorit.

Salah satu mode Mob Battle yang paling menarik adalah pada saat Uchiha Obito muda mengamuk ninja dari desa Kirigakure, yang mengejar Hatake Kakashi dan Nohara Rin. Adapula Mob Battle antara Kakashi dengan ninja dari desa Iwagakure, serta Mob Gamakichi dengan monster aneh dari Ekor Sepuluh.

Tamat bermain Story Mode tapi tidak mau langsung bermain Free Battle? Kalau begitu Anda bisa mencoba mode permainan Adventure. Mode permainan ini mengambil waktu kejadian setelah Story Mode, dimana dunia shinobi kembali damai dan normal dan Kakashi sudah menjabat sebagai hokage ke-6 menggantikan Tsunade.

Di mode permainan ini Anda akan menjelajah seluruh dunia shinobi. Anda akan mengunjungi tempat-tempat terkenal di dalam cerita Naruto, seperti desa Konoha, Sunagakure, Kumogakure, atau bahkan tempat-tempat seperti persembunyian Uchiha sekalipun. Meski demikian, semua kawasan tersebut memiliki area yang terbatas. Hanya Konohayang memiliki area yang cukup luas.

Anda akan mengerjakan berbagai macam tugas yang diberikan, mulai dari tugas yang berat hingga ringan. Meski pada praktiknya Anda akan menjelajah menggunakan karakter Naruto (ditemani Haruno Sakura dan Hyuga Hinata di awal), toh ketika bertarung Anda bisa menggunakan karakter favorit Anda sesuka hati.

Adapula mode pertempuran yang memang diset dengan karakter dan musuh tertentu. Atau dengan kata lain memainkan adegan pertarungan di masa lalu. Biasanya ini terjadi ketika Anda menemui item Memory Fragment.

Memory Fragment akan memutar kembali adegan pertarungan, mulai dari pertarungan era Naruto kecil hingga Shippuden. Seperti contoh adegan pertarungan kakak-adik Uchiha melawan Kabuto di dalam gua. Adapula ketika The Taka melawan Killer Bee di desa Kumogakure.

Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm 4: Akhir Kisah Si Bocah Ramalan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rastam Tirta

0 commenti:

Posta un commento